Kota Padang Dikepung Banjir dan Kayu Gelondongan, BPBD Kerahkan Tim Evakuasi

PADANG — Kota Padang, Sumatera Barat, dikepung banjir parah akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ketinggian air yang sempat mencapai 1,5 meter membuat sejumlah kawasan terendam dan memaksa tim gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, wilayah yang terdampak paling parah meliputi Kecamatan Kuranji, Pauh, Koto Tangah, dan Nanggalo. Derasnya arus banjir tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga membawa material kayu gelondongan berukuran besar yang terbawa arus sungai hingga ke ruas jalan dan pekarangan rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim SAR gabungan langsung menerjunkan perahu karet ke lokasi-lokasi krusial. Evakuasi darurat difokuskan untuk menyelamatkan warga lanjut usia, anak-anak, serta sejumlah pelajar yang sempat tertahan di sekolah akibat tingginya muka air.
“Tim terus bergerak di lapangan untuk memastikan keselamatan warga. Evakuasi menjadi prioritas utama kami, terutama di titik-titik dengan arus air yang deras,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Selain merendam rumah warga, genangan tinggi dan arus deras juga sempat melumpuhkan sejumlah akses jalan utama serta menghanyutkan beberapa kendaraan roda dua maupun roda empat milik warga yang terparkir.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus mendata kerugian serta menyalurkan bantuan darurat bagi para korban terdampak. Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem dan susulan hujan masih bisa terjadi.
